Biaya Pendidikan Bisa Murah dengan Cara Ini

 

linkedin.com

Biaya pendidikan saat saya tulis opini receh ini masih terbilang sangat mahal. Itu bisa saya rasakan sebagai orangtua dan juga dirasakan pula oleh banyak orang. Dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, kalau anak ingin menuntut ilmu, orangtua selalu bertanya, berapa ya biayanya. Takut kemahalan.

Perencana keuangan atau ahli ekonomi bahkan menyarankan orangtua untuk menabung demi pendidikan putra-putrinya. Tak ketinggalan, pelaku bisnis asuransi menawarkan beraneka macam produk asuransi pendidikan. 

Itu semua demi menyiasati tingginya biaya pendidikan. Memang bikin pusing tujuh keliling jika ngomongin soal biaya pendidikan, biaya sekolah anak-anak. Saya pun mengalaminya.

Sebenarnya, masih bisa biaya pendidikan itu ditekan, setidaknya terasa murah, dengan beberapa cara ini. Maaf ini seperti curhat ya jadi bisa benar dan bisa juga salah. Ini hanya opini saya pribadi.

1. Hapus dong uang gedungnya.

Beberapa daerah memang sudah menghapuskan uang gedung atau uang pembangunan untuk misalnya SMA Negeri. Namun, masih ada juga daerah yang menggetok uang gedung atau uang pembangunan atau uang apalah namanya saat awal masuk SMA Negeri. Anak saya yang bersekolah di salah satu SMA Negeri di daerah Bogor waktu itu kena uang gedung ini sebesar Rp3 juta. Lumayan, kan? Saya berharap tahun ini atau tahun mendatang siswa baru tidak dipungut uang gedung ini untuk sekolah negeri. Kasihan kan orangtua.

2. Terlalu banyak bikin proyek (tugas kelompok); kurangilah.

Ini juga saya rasakan sebagai orangtua dan anak saya pun mengeluh. Terlalu banyak bikin proyek atau tugas kelompok. Imbasnya orangtua sering keluar duit untuk beli alat-alat atau bahan-bahan demi bikin proyek tersebut. Belum lagi nih kalau si anak mengerjakannya di rumah teman, nambah deh uang saku dan uang untuk makan. Hampir setiap mata pelajaran di SMA ada tugas (proyek) yang dikerjakan secara individu maupun kelompok. Ini perlu dikurangi atau koordinasilah antarguru untuk mengurangi beban biayanya sehingga orangtua tidak banyak keluar duit.

3. Permudah dan perbanyak akses mendapatkan beasiswa.

Mungkin perlu dipikirkan juga untuk mempermudah dan memperbanyak akses bagi siswa untuk mendapatkan beasiswa. Para pemangku kepentingan di dunia pendidikan dan orang-orang yang peduli terhadap dunia pendidikan semoga di tahun ini dan tahun-tahun mendatang memperbanyak jenis-jenis beasiswa sehingga makin banyak siswa dan orangtua yang terbantu soal dana pendidikan ini. Semoga terwujud ya.

Semahal-mahalnya biaya pendidikan, penting bagi orangtua untuk tidak mudah putus asa dalam menyekolahkan putra-putrinya setinggi mungkin. Setidaknya, ada rezeki anak, dan semoga itu didapatkan oleh semua anak di seluruh Indonesia, dan makin banyak yang menjadi sarjana, sukses serta menjadi kebanggaan keluarga dan orangtua.




Powered by Blogger.